Minggu, 16 Desember 2012

Atlantis di Indonesia ?


bener gak sih ?
MUSIBAH alam beruntun dialami Indonesia. Mulai dari tsunami di Aceh hingga yang mutakhir semburan lumpur panas di Jawa Timur. Hal itu mengingatkan kita pada peristiwa serupa di wilayah yang dikenal sebagai Benua Atlantis. Apakah ada hubungan antara Indonesia dan Atlantis?
Plato (427 – 347 SM) menyatakan bahwa puluhan ribu tahun lalu terjadi berbagai letusan gunung berapi secara serentak, menimbulkan gempa, pencairan es, dan banjir. Peristiwa itu mengakibatkan sebagian permukaan bumi tenggelam. Bagian itulah yang disebutnya benua yang hilang atau Atlantis.
Penelitian mutakhir yang dilakukan oleh Aryso Santos, menegaskan bahwa Atlantis itu adalah wilayah yang sekarang disebut Indonesia. Setelah melakukan penelitian selama 30 tahun, ia menghasilkan buku Atlantis, The Lost Continent Finally Found, The Definitifve Localization of Plato’s Lost Civilization (2005). Santos menampilkan 33 perbandingan, seperti luas wilayah, cuaca, kekayaan alam, gunung berapi, dan cara bertani, yang akhirnya menyimpulkan bahwa Atlantis itu adalah Indonesia. Sistem terasisasi sawah yang khas Indonesia, menurutnya, ialah bentuk yang diadopsi oleh Candi Borobudur, Piramida di Mesir, dan bangunan kuno Aztec di Meksiko.
Bukan kebetulan ketika Indonesia pada tahun 1958, atas gagasan Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja melalui UU no. 4 Perpu tahun 1960, mencetuskan Deklarasi Djoeanda. Isinya menyatakan bahwa negara Indonesia dengan perairan pedalamannya merupakan kesatuan wilayah nusantara. Fakta itu kemudian diakui oleh Konvensi Hukum Laut Internasional 1982. Merujuk penelitian Santos, pada masa puluhan ribu tahun yang lalu wilayah negara Indonesia merupakan suatu benua yang menyatu. Tidak terpecah-pecah dalam puluhan ribu pulau seperti halnya sekarang.
Santos menetapkan bahwa pada masa lalu itu Atlantis merupakan benua yang membentang dari bagian selatan India, Sri Lanka, Sumatra, Jawa, Kalimantan, terus ke arah timur dengan Indonesia (yang sekarang) sebagai pusatnya. Di wilayah itu terdapat puluhan gunung berapi yang aktif dan dikelilingi oleh samudera yang menyatu bernama Orientale, terdiri dari Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.
Teori Plato menerangkan bahwa Atlantis merupakan benua yang hilang akibat letusan gunung berapi yang secara bersamaan meletus. Pada masa itu sebagian besar bagian dunia masih diliput oleh lapisan-lapisan es (era Pleistocene). Dengan meletusnya berpuluh-puluh gunung berapi secara bersamaan yang sebagian besar terletak di wilayah Indonesia (dulu) itu, maka tenggelamlah sebagian benua dan diliput oleh air asal dari es yang mencair. Di antaranya letusan gunung Meru di India Selatan dan gunung  Semeru di Jawa Timur. Lalu letusan gunung berapi di Sumatera yang membentuk Danau Toba dengan pulau Somasir, yang merupakan puncak gunung yang meletus pada saat itu. Letusan yang paling dahsyat di kemudian hari adalah gunung Krakatau (Krakatoa) yang memecah bagian Sumatera dan Jawa dan lain-lainnya serta membentuk selat dataran Sunda.
Atlantis berasal dari bahasa Sanskrit Atala, yang berarti surga atau menara peninjauan (watch tower), Atalaia (Potugis), Atalaya (Spanyol). Plato menegaskan bahwa wilayah Atlantis pada saat itu merupakan pusat dari peradaban dunia dalam bentuk budaya, kekayaan alam, ilmu/teknologi, dan lain-lainnya. Plato menetapkan bahwa letak Atlantis itu di Samudera Atlantik sekarang. Pada masanya, ia bersikukuh bahwa bumi ini datar dan dikelilingi oleh satu samudera (ocean) secara menyeluruh. Ocean berasal dari kata Sanskrit ashayana yang berarti mengelilingi secara menyeluruh. Pendapat itu kemudian ditentang oleh ahli-ahli di kemudian hari seperti Copernicus, Galilei-Galileo, Einstein, dan Stephen Hawking.
Santos berbeda dengan Plato mengenai lokasi Atlantis. Ilmuwan Brazil it berargumentasi, bahwa pada saat terjadinya letusan berbagai gunung berapi itu, menyebabkan lapisan es mencair dan mengalir ke samudera sehingga luasnya bertambah. Air dan lumpur berasal dari abu gunung berapi tersebut membebani samudera dan dasarnya, mengakibatkan tekanan luar biasa kepada kulit bumi di dasar samudera, terutama pada pantai benua. Tekanan ini mengakibatkan gempa. Gempa ini diperkuat lagi oleh gunung-gunung yang meletus kemudian secara beruntun dan menimbulkan gelombang tsunami yang dahsyat. Santos menamakannya Heinrich Events.
Dalam usaha mengemukakan pendapat mendasarkan kepada sejarah dunia, tampak Plato telah melakukan dua kekhilafan, pertama mengenai bentuk/posisi bumi yang katanya datar. Kedua, mengenai letak benua Atlantis yang katanya berada di Samudera Atlantik yang ditentang oleh Santos. Penelitian militer Amerika Serikat di wilayah Atlantik terbukti tidak berhasil menemukan bekas-bekas benua yang hilang itu. Oleh karena itu tidaklah semena-mena ada peribahasa yang berkata, “Amicus Plato, sed magis amica veritas.” Artinya,”Saya senang kepada Plato tetapi saya lebih senang kepada kebenaran.”
Namun, ada beberapa keadaan masa kini yang antara Plato dan Santos sependapat. Yakni pertama, bahwa lokasi benua yang tenggelam itu adalah Atlantis dan oleh Santos dipastikan sebagai wilayah Republik Indonesia. Kedua, jumlah atau panjangnya mata rantai gunung berapi di Indonesia. Di antaranya ialah Kerinci, Talang, Krakatoa, Malabar, Galunggung, Pangrango, Merapi, Merbabu, Semeru, Bromo, Agung, Rinjani. Sebagian dari gunung itu telah atau sedang aktif kembali.
Ketiga, soal semburan lumpur akibat letusan gunung berapi yang abunya tercampur air laut menjadi lumpur. Endapan lumpur di laut ini kemudian meresap ke dalam tanah di daratan. Lumpur panas ini tercampur dengan gas-gas alam yang merupakan impossible barrier of mud (hambatan lumpur yang tidak bisa dilalui), atau in navigable (tidak dapat dilalui), tidak bisa ditembus atau dimasuki. Dalam kasus di Sidoarjo, pernah dilakukan remote sensing, penginderaan jauh, yang menunjukkan adanya sistim kanalisasi di wilayah tersebut. Ada kemungkinan kanalisasi itu bekas penyaluran semburan lumpur panas dari masa yang lampau.
Bahwa Indonesia adalah wilayah yang dianggap sebagai ahli waris Atlantis, tentu harus membuat kita bersyukur. Membuat kita tidak rendah diri di dalam pergaula internasional, sebab Atlantis pada masanya ialah pusat peradaban dunia. Namun sebagai wilayah yang rawan bencana, sebagaimana telah dialami oleh Atlantis itu, sudah saatnya kita belajar dari sejarah dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan mutakhir untuk dapat mengatasinya.

10 Misteri Dunia Yang Sudah Terungkap


Akhirnya Misteri Misteri Ini Terungkap Juga ;)

Wajah Manusia Di Planet Mars

Wilayah Cydonian di Mars menarik banyak perhatian karena salah satu bukit di daerah itu tampak seperti buatan manusia. Wilayah ini pertama kali dicitrakan secara rinci oleh pengorbit Viking 1, yang diluncurkan pada tahun 1975. Beberapa gambar yang diambil oleh Viking, termasuk yang diambil pada tahun 1976 menunjukkan bahwa salah satu mesa Cydonian memiliki bukit berpenampilan wajah. Para ilmuwan menganggap wajah sebagai trik cahaya dan bayangan, tetapi kemudian gambar kedua juga menunjukkan wajah pada sudut-matahari yang berbeda.

Hal ini menarik perhatian dari organisasi intelijen luar Bumi, dan beberapa host talk show yang percaya bahwa gambar Wajah adalah sebuah hasil dari peradaban Mars yang lama hilang. Kebanyakan ilmuwan masih memegang kepercayaan bahwa wajah itu hanya konsekuensi dari melihat kondisi.

Pada tahun 2003, ketika badan antariksa Eropa meluncurkan Mars Express, mampu menggabungkan data dari kamera stereo resolusi tinggi dan membuat representasi 3D dari "Wajah di Mars". Gambar paling baru (bawah) akan membuat yang percaya dengan teori mahluk mars akan terdiam bahkan yang paling setia.
Gambar menunjukkan sisa massif, diperkirakan telah terbentuk dari tanah longsor dan bentuk awal pembentukan puing-puing apron, tetapi tidak ada wajah yang terlihat.


Batu Suku Ica

BAtu Ica adalah batu yang ditemukan di sebuah gua di Peru. Gua tempat penemuan tidak pernah diidentifikasi. BAtu itu telah diukir dengan ukiran orang-orang Aztec melawan dinosaurus, ikan punah, operasi jantung terbuka dan hal-hal lainnya yang menunjukkan peradaban maju.
Seorang petani ditangkap karena menjual batu-batu (yang diklaim bersejarah) untuk wisatawan, tapi kemudian ia mengakui mereka membuatnya sendiri.
Untuk mendapatkan kesan kuno, ia mengatakan ia meninggalkan batu-batu di kandang ayam, dan membiarkan ayam melakukan efek-efek korosi dan efek perubahan alam lainnya, banyak Orang Lain juga telah membuat dan menjual Ica Stones.Tidak ada bukti dari sebuah peradaban di daerah itu, tidak ada puing-puing, tulang atau apapun.


Mary Celeste 

Kapal Mary Celeste ditemukan terapung di laut tanpa awaknya. Cerita bermual dari ditemukannya makanan , masih panas dan siap untuk dimakan, kapal yang ditemukan ditinggalkan tapi tanpa barang pribadi yang diambil, dengan bekas hangus berupa lingkaran aneh di dek - diklaim menunjukkan penculikan alien.

Yang benar adalah jauh lebih membosankan. Kapal Mary Celeste kemungkinan menurut tanda-tandanya ditinggalkan krunya cengan terburu - buru. Juga diklaim kapal itu membuat suara-suara aneh. Kapten mungkin mengira kapalnya tenggelam, sehingga ia pergi dengan krunya.


Segitiga Bermuda

Segitiga Bermuda merupakan kawasan segitiga laut Atlantik di mana sejumlah besar kapal dan pesawat telah jatuh, atau menghilang, tanpa jejak. Namun, banyak kapal-kapal dan pesawat yang menghilang yang diklaim di Segitiga Bermuda tidak benar-benar lenyap di Segitiga Bermuda. Selain itu, kemungkinan karena jumlah lenyapnya pesawat / kapal dan kecelakaan tidak lazim bagi suatu daerah seluas itu .
Kisah Segitiga Bermuda telah dikembangkan karena histeria media dan penulis yang terobsesi dan ingin dipublikasikan.


Perhitungan kalender Suku Maya
Satu-satunya hal misterius di sini adalah Suku Maya itu sendiri, dan bagaimana mereka menyusun kalender.Kalender terlihat seperti ini, 12.18.16.2.6, meskipun ini bukan tanggal hari ini. Jumlah hitungan akan sampai pada akhirnya suatu hari, ketika sudah mencapai jumlah tertentu, dan akan diatur ulang kembali ke angka nol dan nomor awal berikutnya untuk kalender itu adalah satu. dengan kata lain seperti di RESET !!

Hitungan kalender suku Maya kuno akan berakhir pada tahun 2012, sehingga orang memprediksi dunia akan berakhir juga.
Pikirkan kalender Maya sebagai odometer, ketika nomor mencapai nol, mereka akan mulai menghitung naik dari satu lagi. Sebenarnya nggak ada misteri di sini


Monster LochNess

monster Loch Ness, diduga sebuah Plesiosaurus yang tersisa dari masa dinosaurus. Ada sonar's yang telah melihat 'sesuatu', foto dll untuk mendukung keberadaan Rakasa Loch Ness.
Apa yang belum ada, adalah pemikiran dengan akal sehat. Legenda LochNess telah ada selama lebih dari 1500 tahun. Itu adalah salah satu mosnter yang sangat tua.
Tentu saja, monster itu bisa berkembang biak, tapi itu berarti sebuah keluarga monster.
Jadi Bagaimana dengan banyaknya monster tapi tidak ada bukti yang pasti? Adakah Sebuah foto yang jelas yang tidak dapat dibantah ? Tapi sampai hari ini tidak ada apa-apa kecuali banyak turis dengan obsesi.



Bigfoot
Bigfoot adalah kera prasejarah yang tampak seperti binatang. berbulu dan memiliki kaki besar.
Seperti dengan MonsterLoch Ness, hanya ada foto buram dan jejak kaki yang dipertanyakan kebenarannya. Sama seperti Rakasa Loch Ness, tidak ada bukti nyata dari keberadaan Bigfoot. Tidak ada kotoran bigfoot, tidak ada tulang, tidak ada artifak. untuk pembuktian, Tidak ada, kecuali banyak penampakan. Akhirnya,Bigfoot mungkin salah satu bagian dari sebuah imajinasi liar dari beberapa orang.

Kain Kafan dari Turin


Kain Kafan dari Turin adalah kain yang diduga digunakan untuk membungkus Yesus setelah kematiannya. Wajah Yesus secara ajaib ditemukan di kain. Beberapa darah, tipe AB ditemukan pada kain.

Pertama, golongan darah AB ditemukan pada pita yang digunakan untuk mengangkat fibril pada kain kafan dan bukan pada kain kafan itu sendiri.
Kedua, bisa jadi darah siapa pun, dari siapa pun yang pernah menangani kain kafan.
Terakhir, darah tua yang mengering adalah hitam sedangkan noda pada kain kafan berwarna merah.

Ini sangat memungkin Satu teori bahwa model laki-laki dicat dan dibungkus dalam kain kafan untuk menciptakan sosok Kristus. cat Vermillion terpampang pada model pergelangan tangan, kaki dan tubuh untuk membuat darah.
Dan setelah dianalisa, kain kafan telah menunjukkan bekas pigmen cat yang umum digunakan pada abad 14.
 


Astrology 


Astrologi adalah praktek memeriksa bintang-bintang untuk memberitahu kami tentang masa depan kita.Orang yang lahir pada waktu tertentu bulan memiliki tanda bintang tertentu, misalnya, Leo, lahir di bulan Juli / Agustus. Dimana beberapa tanda bintang harian mungkin akurat,dan hal ini kebetulan.
Tidak ada cara banyak tua, mungkin bintang mati dapat memberitahu kita tentang masa depan.
Tanda dari Bintang Sehari -hari disimpan cukup jelas bahwa mereka bisa diterapkan pada apa pun.
Misalnya, "Anda akan bertemu dengan seseorang yang baru hari ini", dan ternyata kita bertemu dengan orang baru setiap hari ,baik di toko, bus, dan dimanapun
 


Mayat Yang tidak Membusuk

Mayat yang Abadi adalah mayat yang telah "diawetkan tanpa pembalseman atau sarana buatan lainnya '. Yang paling terkenal adalah St Bernadette Soubirous (di atas), yang meninggal pada tahun 1879.
Wajah dan tangannya terbuat dari lilin. Lilin telah ditambahkan karena wajahnya menjadi lebih kurus ketika ia pertama kali digali. mayat lain mengeluarkan bau yang manis, mirip dengan cairan pembalseman.
Lainnya masih disebabkan oleh cara mereka dikuburkan,bisa di tanah alkali, yang kekurangan oksigen sehingga tidak ada bakteri dan cacing.

Tahayul Yang Dipercaya Tokoh Besar Di Dunia

gak nyangka yaa , ada juga tokoh dunia yang percaya sama hal kaya' gini :)


1. Napoleon Bonaparte (1768-1821)
Siapa yang tak kenal Napoleon Bonaparte. Jendral militer yang kemudian mengangkat dirinya menjadi Kaisar Prancis dengan gelar Napoleon I ini digolongkan pemercaya tahayul karena tokoh penting revolusi Prancis ini sangat takut pada kucing hitam, tetapi percaya bahwa makan daging ayam dan udang karang dapat memberinya keunggulan dalam pertempuran.

2.Franklin Delano Roosevelt 
Presiden ke-32 Amerika periode 1901-1909, adalah salah satu penguasa Gedung Putih yang sangat superstitious. Roosevelt tidak pernah mau berpergian pada hari Jumat dan tidak pernah mau duduk dalam ruang pertemuan jika orang di ruangan itu berjumlah 13. 

3. Abraham Lincoln (1809-1865) 
Siapa yang tak kenal sosok Abraham Lincoln. Seorang negarawan besar dari Amerika serikat. Presiden ke-16 AS ini, karena pernah bermimpi bahwa dia akan dibunuh, dia percaya bahwa di Gedung Putih dihuni oleh ruh-ruh jahat. 

4. Christopher Columbus (1451-1506) 
 
Tokoh yang dipercaya sebagai penemu Benua Amerika. Pelaut penjelajah dunia keturunan Italia ini diketahui sangat percaya pada tahayul. Dalam pelayaran tahun 1492, saat meilhat banyak hiu disekitar kapalnya, dia berkata kepada anak buahnya bahwa jika ada hiu mengikuti kapal itu pertanda akan ada bencana. Kebetulan, dalam pelayaran menuju Dunia Baru (Benua Amerika) itu kapal mereka dihantam badai, Columbus lalu melemparkan kartu permainan (playing card) ke laut karena menurut kepercayaan kala itu tindakan itu dapat melunakkan badai. 

5. Queen Elizabeth I (1533—1603) 
 
Ratu Inggris ini dikenal pemercaya tahayul karena menjadi pelanggan praktisi paranormal John Dee. Sang paranormalis banyak dimintai bantuan oleh ratu dalam membuat kebijakan negara dan strategi perang. Batu yang biasa digunakan John Dee dalam praktik perdukunan itu kini dipamerkan di British Museum. 

6. King Charles II (1630—1685)
 
Raja Inggris 1660-1685 diketahui pernah mengumpulkan debu mummi Raja Mesir untuk kemudian melumurkan debu tersebut ke seluruh tubuhnya agar mendapat keagungan. 

7. Winston Churchill
Perdana Menteri Inggris (1940-1945 dan 1951 –1955) percaya bahwa kucing hitam memberikan keberuntungan pada dirinya, oleh sebab itu Chuchill selalu ingin menyentuh dan memeluk binatang itu jika ada kesempatan.